Selasa, 21 Mei 2013

Sejarah Pertumbuhan Ilmu Pengetahuan Islam sampai Masa Abbasiyah.



1. Sejarah Pertumbuhan Ilmu Pengetahuan Islam sampai Masa Abbasiyah.

Untuk melihat sejarah pertumbuhan ilmu pengetahuan tentu perlu diawali dari perintah Allah untuk belajar. Allah menurunkan wahyunya yang pertama tentang perintah membaca dan belajar melalui qalam (pena).
Rasulullah adalah orang pertama yang memenuhi ajakan Al-Qur’an untuk membaca dan belajar. Beliau sangat intens dalam berdakwah dengan dua aspek, yaitu agama dan ilmu pengetahuan. Rasulullah terus menyerukan kepada umatnya untuk belajar membaca dan menulis.
Umat Islam dan para sahabat menyambut sruan Allah dan hadis nabi tentang ilmu pengetahuan dengan sangat antusias. Mereka belajar membaca dan belajar menulis agar dapat menyebarluaskan agamanya. Mereka mempelajari bahasa musuhnya agar terlindung dari kejahatan.
Kemampuan para sahabat pun ternyata tidak hanya pada pemahaman agama saja, tetapi juga pada ilmu pengetahuam yang lainnya, seperti pengetahuan dibidang hukum peradilan, ilmu bahasa asing, dan lain-lain.
Sejak Rasulullah dan sahabatnya di Madinah, para sahabat Nabi belajar dan mengajarkan ilmu didalam masjid. Mulai abad keempat para umara dan pembesar Islam mulai mendirikan tempat khusus ruang belajar yang menyatu dengan masjid. Selain itu, para sahabat juga membangun tempat untuk para pelajar, seperti pesantren atau asrama.
Sesungguhnya umat Islam mendahului umat lainnya dalam berbagai ilmu. Umat Islam jugalah yang pertama kali menciptakan huruf timbul yang berguna untuk memudahkan para tunanetra untuk membaca. Penemunya bernama Zainuddin Alhamidi, pada tahun 712 H ketika ia mengalami kebutaan pada masa mudanya.
Puncak dari kejayan ilmu pengetahuan Islam adalah pada masa Khalifah Harun Ar-Rasyid dan putranya Al-Makmun. Pada masa itu bberdirilah Baitul Hikmah (Lembaga Ilmu Pengetahuan. Tugas utama lembaga tersebut, yaitu menerjemahkan kitab-kitab dari bahasa asing kedalam bahasa Arab.
2. Tokoh Ilmuwan Muslim dan Perannya sampai Masa Abbasiyah.
Dari umat Islam munculah beberapa tokoh yang ahli di beberapa bidanga ilmu pengetahuan, seperti di bidang kedokteran, matematika, biologi, dan sejarah.
a. Kedokteran
(1) Ibnu Sina
Ibnu Sina mempunyai nama lengkap Abu Ali Al-Husaini bin Abdullah bin Sina. Beliau dibesarkan di lembah Sungai Dajlat dan Furat, di tepi selatan Laut Kaspia. Ketika masih kecil beliau telah hafal Al-Qur’an, menguasai bahasa Arab, serta mendalami ilmu fikih. Ia belajar ilmu Mantik pada seorang guru filsafat, bahkan gurunya terkejut karena kecerdasannya. Pada usia 17 tahun ia telah memahami ilmu kedokteran melebihi siapa pun. Oleh karena itu, beliau diangkat manjadi penasihat para dokter pada masa itu.
(2) Ibnu Rusyd
Nama asli Ibnu Rusyd adalah Abdul Walid Muhammad bin Ahmad bin Rusyd. Beliau lahir diujung barat negeri Islam, yaitu Kordoba, Spanyol. Beliau dibesarkan dalam keluarga yang teguh menegakkan agama dan berpengetahuan luas. Ketika beliau muda, beliau belajar matematika, astronomi, filsafat, dan kedokteran. Di Barat beliau dikenal sebagai ahli dan tokoh dibnidang kedokteran dengan karyanya Al-Kulliyyat yang telah diterjemahkan dalam berbagai bahasa. Atas kepandaiannya inilah maka pada tahun1182 ia diangkat sebagai dokter pribadi khalifah di Maroko.
(3) Ar-Razi
Ar-Razi bernama lengkap abu Bakar Muhammad bin Zakaria Ar-Razi. Didunia Barat dikenal dengan nama Rhazes. Beliau Lahir di Ray, dekat Teheran pada tahun 251 H dan wafat apada tahun 320 H. Beliau terkenal sebagai dokter pertama dalam pengobatan secara ilmu jiwa, yakni pengobatan yang dilakukan dengan memberi sugesti bagi para penderita psikomatis.
b. Matematika/Geometri
(1) Al-Khawarizmi
Al-Khawarizmi hidup dari tahun 780 – 850 M. Beliau adalah peletak dasar ilmu matematika dengan karyanya yang terkenal Al-Jabru wal Muqabbala. Dari buku itu kita mengenal ilmu aljabar yang dikenalkan diseluruh dunia, yang kini diubah menjadi matematika.
(2) Jamsyid Giatsuddin Al-Kasyi
Jamsyid hidup pada abad ke-7 di kota Samarkand, salah satu provinsi di Uzbekistan. Jamsyid adalah ulama yang sangat pandai dalam bidang agama dan ilmu pengetahuan. Beliau seorang profesor dalam bidang matematika dan astronomi di UniversitasSamarkand. Beliaulah peletak dasar aritmatik yang dilakukan atas dasar slide rule yang dianggap sebagai penemuan ilmiah paling penting dalam matematika.
(3) Sabit bin Qurrah Al-Hirany
Kitab karangannya yang terkenal adalah:
  • Hisabul Ahillah
  • Kitabul ‘Adad
(4) Ibnu Haitsam
Kitab karangannya yang terkenal adalah:
  • Qaulun fi Halli Masalatil ‘Adadiah
  • Muqaddimah Dalilul Musaba
  • Ta’liqun fil Jabr
c. Biologi
(1) As-Simay
As-Simay adalah seoranmg ahli bologi. Salah satu buku hasil karya beliau yang terkenal adalah Kitabun Nabati wasy Syujjar. Buku ini mengupas masalah biologi, terutama bidang tumbuh-tumbuhan dan pepohonan.
(2) Ibnul Awwan
Ibnul Awwan adalah seorang yang ahli dalam bidang biologi, khususnya bidang pertanian. Bukunya yang terkenal adalah Al-Fallah.
(3) Al-Jahiz
Al-Jahiz seorang yang ahli dalam bidang biologi, khususnya bidang ilmu hewan. Karyanya yang terkenal adalah Al-Hayawan.
d. Sejarah/Sosiologi
(1) Abu Abdillah Al-Qazwaini
Abu Abdillah Al-Qazwaini dilahirkan pada abad ke-7 hijriah. Beliau terkenal sebagai seorang ulama dan ahli dalam bidang sejarah. Kitab yang dikarangnya merupakan kitab terbaik pada masanya dengan judul, Asarul Bilad wa Akhbarul Ibad. Beliau meniliti sesuai dengan judul kitabnya, yaitu tabiat Negara atau daerah dan apa yang terkenal, disamping menyelidiki keadaan penduduk dan kehidupannya. Al-Qazwaini juga telah mendahului ilmu modern dalam rincian ilomiahnya dalam kitabnya itu.
(2) Abu Ar-Raihan Al-Bairuni
Al-Bairuni dilahirkan pada tahun 364 m dan hidup 75 tahun. Beliau telah menyusun kitab Al-Atsar Al-Baqiah yang merupakan kitab pertama didunia yang meniliti tentang sejarah, perbedaan bulan, tahun, penanggalan, sebab, dan cara mengistinbatkannya.

Masa Kemunduran Islam (1250-1500.M).


Perkembangan Islam yang demikian pesat ada abad Klasik, antara 650-1000 M tidak dapat dipertahankan hingga abad pertengahan. Adakalanya Islam mengalami kemunduran. Penyebab kemundurannya antara lain:

1. Konflik antara Islam dengan Kristen
Pada saat itu, umat Islam telah berhasil menduduki daerah Spanyol dan menegakkan pemerintahannya. Tapi, meskipun begitu orang-orang Kristen terus maksanakan adat-istiadatnya. Tanpa diketahui oleh umat Islam, ternyata orang-orang Kristen itu mencoba meruntuhkan Islam. Lama kelamaan banyak terjadi pertentangan antara Islam dan Kristen di negari itu. Pada akhirnya, pada abad ke-11 kekuatan Kristen semakin maju, sedangkan Islam sendiri malah terpuruk.

2. Tidak ada Ideologi yang menyatukan bangsa
Pada saat keberadaan dinasti Umayyah di Spanyol, umat Islam masih malakukan adat-istiadat penignggalan nenek moyang mereka dan pemerintah pada saat itu tidak membuat ideologi untuk mempersatukan umat Islam. Pemerintah Bany Umayyah malah membedakan antara golongan Arab dengan Non Arab, sehingga terjadilah kebencian diantara mereka.

3. Sulitnya Perekonomian
Bani Umayyah di spanyol terlalu menitikberatkan pada hal pendidikan dan pembangunan gedung-gedung dikota dan tidak memerhatikan perekonomian, sehingga kesejahteraan rakyat menjadi tidak stabil.

4. Sistem peralihan kekuasaan
Setiap pergantian kepala pemerintahan, tidak diatur secara musyawarah seperti saat ini, tetapi berdasarkan sistem kerajaan, yaitu pengangkatan putra mahkota. Dengan adanya sistem ini kerap terjadi perselisihan antar umat Islam sendiri, karena jabatan negara bukan untuk keluarga kerajaan itu sendiri, melainkan untuk seluruh umat Islam.

Shalat Jenazah dan Shalat Gerhana.





SHALAT JENAZAH






Shalat jenazah terdiri dari 8 rukun dan hukum menjalankannya adalah Fardu Kifayah yang artinya, apabila tidak ada yang menjalankan, maka semua akan berdosa. Shalat ini tidak memakai ruku’, I’tidal, sujud, dan tahiyat. Semua dilakukan hanya dengan 4 kali takbir dan 2 salam, yang dilakukan dalam keadaan berdiri.


Berikut adalah rukun shalat jenazah:


1. Niat


Setiap shalat dan ibadah lainnya kalau tidak disertai dengan niat, maka ibadah itu tidak akan sah, termasuk shalat jenazah. Seperti firman Allah SWT, “Padahal mereka tidak disuruh kecuali supaya menyembah Allah dengan memurnikan ketaatan kepada-Nya dalam agama yang lurus, dan supaya mereka mendirikan shalat dan menunaikan zakat; dan yang demikian itulah agama yang lurus.” (QS Al-Bayyinah : 5)


Rasulullah juga bersabda, “Sesungguhnya setiap amal itu tergantung niatnya. Setiap orang mendapatkan sesuai niatnya.” (HR Muttafaq Alaihi)


2. Berdiri bila mampu


Shalat jenazah akan sah jika dilakukan dengan berdiri. Jika shalat jenazah dilakukan sambil duduk atau di atas kendaraan, shalat jenazah tidak akan sah.


3. Takbir 4 kali


Aturan ini didapat dari hadits Jabir yang menceritakan bagaimana bentuk shalat Nabi saat menyalatkan jenazah

.


Dari Jabi ra bahwa Rasulullah SAW menyalatkan jenazah Raja Najasyi (shalat gaib) dan beliau tekbir 4 kali. (HR Bukhari 1245, Muslim 952, dan Ahmad 3 : 355)


4. Membaca surat Al-Fatihah


5. Membaca Shalawat kepada Rasulullah SAW


6. Doa untuk jenazah


Sabda Rasulullah SAW :


“Bila kalian menyalati jenazah, maka murnikanlah doa untuknya” (HR Abu Daud dan Ibnu Majah : 1947)


7. Doa setelah takbir keempat


Doanya berbunyi seperti berikut :


“Allahumma laa tahrimna ajrahu wa laa taftinnaa ba’dahu waghfirlana wa lahu”


8. Salam


Setelah tadi beberapa rukun shalat jenazah, di bawah ini merupakan tata cara untuk melakukan shalat jenazah:


1. Lafadz niat shalat jenazah:


“Ushalli ‘alaa haadzal mayyiti fardhal kifaayatin makmuman/imaaman lillahi ta’aalaa”


Artinya:


“Aku niat shalat atas jenazah ini, fardu kifayah sebagai makmum/imam lillahi ta’aalaa”


2. Setelah takbir pertama, membaca surat Al-Fatihah






3. Setelah takbir kedua, membaca Shalawat kepada Nabi Muhammad SAW :


“Allahuma Shalli ‘Alaa Muhammad”


4. Setelah takbir ketiga, membaca :


“Allahummagfirlahu warhamhu wa ‘aafihi wa’fu’anhu. Wa akrim nuzulahu wawassi’mad kholahu waghsilhu bilmaa I watstsalji walbarad. Wanaqqihi minalkhataa yaa kamaa naqaitats tsaubal ab yadha minaddanas. Wa ab dilhu daaran khairan min daarihi. Wa ahlan khairan min ahlihi. Wazaujan khairan min zaujihi. Waadkhilhuljannah. Wa a’id hu min ‘adzaa bilqabri wamin ‘adzaabinnaar.”


Artinya :


”Ya Allah, ampunilah dia, rahmatilah dia, maafkanlah dia, ampunilah kesalahannya, muliakanlah kematiannya, lapangkanlah kuburannya, cucilah dosa-dosanya dengan air, es, dan embun, bersihkanlah dia dari segala kesalahan sebagaimana Engkau membersihkan pakaian yang putih dari segala kotoran, gantilah rumahnya dengan rumah yang lebih baik, gantilah keluarganya dengan keluarga yang lebih baik, gantilah istrinya dengan istri yang lebih baik, masukkan dia kedalam surga, hindarkanlah dia dari siksa kubur dan siksa neraka.”


5. Setelah takbir keempat membaca ;


”Allahumma la tahrim naa ajrahu walaa taftinnaa ba’dahu waghfirlanaa walahu.”


Artinya :


“Ya Allah janganlah kami tidak Engkau beri pahalanya, dan janganlah engkau beri fitnah kepada kami sesudahnya, dan berilah ampunan kepada kami dan kepadanya.”


6. “Salam” ke kanan dan ke kiri






*Catatan: Jika jenazah wanita, lafadz ‘hu’ diganti ‘ha’.


















SHALAT GERHANA






Shalat gerhana merupakan shalat yang dilakukan ketika gerhana terjadi, baik itu gerhana bulan maupun gerhana matahari. Shalat ini dilakukan sebanyak dua rakaat sesuai kesepakatan para ulama. Namun, para ulama berbeda pendapat tentang tata caranya.


Ada yang mengatakan bahwa shalat gerhana dilaksanakan seperti shalat sunah biasa dengan dua rakaat dan setiap rakaat terdapat satu kali ruku’ dan dua kali sujud. Namun, ada pendapat lain, yaitu shalat gerhana dilakukan dengan dua rakaat dan setiap rakaatnya terdapat dua kali ruku’ dan dua kali sujud. Pendapat yang terakhir ini lah yang lebih kuat sebagaimana yang dipilih oleh mayoritas ulama.


Hal itu sesuai dengan dua hadist berikut


1. “Aisyah Radhiyallahu anha menuturkan bahwa pada zaman Nabi Shallallahu alaihi wa sallam pernah terjadi gerhana matahari. Beliau lalu mengutus seseorang untuk menyeru ‘Ashalatu jami ah’ (mari kita lakukan shalat berjamaah). Orang-orang lantas berkumpul. Nabi lalu maju dan bertakbir. Beliau melakukan empat kali ruku dan empat kali sujud dalam dua rakaat.” (HR Muslim 901).


2. “Aisyah menuturkan bahwa gerhana matahari pernah terjadi pada masa Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam. Lantas beliau shallallahu alaihi wa sallam bangkit dan mengimami manusia dan beliau memanjangkan berdiri. Kemudian beliau ruku dan memperpanjang rukunya. Kemudian beliau berdiri lagi dan memperpanjang berdiri tersebut namun lebih singkat dari berdiri yang sebelumnya. Kemudian beliau sujud dan memperpanjang sujud tersebut. Pada rakaat berikutnya beliau mengerjakan seperti rakaat pertama. Lantas beliau beranjak (usai mengerjakan shalat tadi), sedangkan matahari telah tampak.” (HR Bukhari 1044).


Untuk lebih memahami tata cara melakukan shalat gerhana, berikut adalah ringkasannya:


1) Berniat dalam hati dan tidak dilafadzkan karena melafadzkan niat termasuk perkara yang tidak ada tuntunannya dari Nabi kita shallallahu alaihi wa sallam dan beliau juga tidak pernah mengajarkan lafadz niat pada shalat tertentu kepada para sahabatnya.


2) Takbiratul ihram


3) Membaca doa iftitah dan berta’awudz, kemudian membaca surat Al Fatihah dan membaca surat panjang (seperti surat Al Baqarah) sambil dijaherkan (dilantangkan suaranya), seperti pada hadist Aisyah:


“Nabi shallallahu alaihi wa sallam menjaherkan bacaannya ketika shalat gerhana.” (H.R Bukhari 1065 dan Muslim 901).


4) Kemudian ruku’ sambil memanjangkannya.


5) Kemudian bangkit dari ruku’ sambil mengucapkan “Sami Allahuliman hamidah, rabbana wa lakal hamd”.


6) Setelah i’tidal ini tidak langsung sujud, namun dilanjutkan dengan membaca surat Al Fatihah dan surat yang panjang. Berdiri yang kedua ini lebih singkat dari yang pertama.


7) Kemudian ruku’ kembali. Namun, ruku’ yang kedua ini lebih pendek dari ruku’ yang sebelumnya.


8) Kemudian bangkit dari ruku’.


9) Kemudian sujud yang panjangnya sebagaimana ruku’, kemudian duduk diantara dua sujud, kemudian sujud kembali.


10) Kemudian bangkit dari sujud dan mengerjakan rakaat kedua sebagaimana rakaat pertama. Hanya saja, bacaan dan gerakannya lebih singkat daripada rakaat pertama.


11) Salam.


12) Setelah itu, imam menyampaikan khutbah kepada para jamaah yang berisi anjuran untuk berdzikir, beristigfar, berdoa, bersedekah, dan membebaskan budak.

Kamis, 28 Maret 2013

Lewat Empat Bulan

Sepasang pengantin yang baru berkahwin 4 bulan. pada suatu malam si
isteri memeluk leher suami dengan nada manja seraya berkata, " ayang,
period i dah lewat sebulan, tapi i tak boleh nak pastikan lagi sebab kita
kena gi check kat doktor."

Si suami yang teramat gembira tu pun berpakat dengan isterinya untuk
tidak memberitahu sesiapa pun tentang perkhabaran gembira ini sehingga
ianya benar2 pasti.

Pada suatu hari, pasangan ini di datangi oleh pegawai dari TNB kerana
terdapat tunggakkan dalam pembayaran bill elektrik rumah mereka. Pegawai
TNB tu pun berkata " ini rumah En. Mahpus ker?" "iya, saya ni isterinya.
ada apa encik"

Pegawai TNB tu pun berkata, " Puan, ni dah sebulan lewat, saya dah tak
boleh tunggu ni, nanti boss saya marah."

Dengan nada terkejut, si isteri itu pun membalas balik cakap pegawai TNB
tu." APA??? Macam mana pulak encik tahu yg saya ni sebulan lewat???"

Pegawai TNB tu pun dengan selamba menjawab " ala puan, ni kan zaman IT,
semua tu ada dalam komputer dan kita boleh check Online"

Kata-kata pegawai TNB tu membuatkan si isteri tu lagi terkejut.
"APAAA????Saya lewat sebulan pun awak semua boleh tahuuu??? "

Pegawai TNB tu pun mententeramkan keadaan" Relek puan, puan ni baru lewat
sebulan, ada yg lagi teruk, lewat 5-6 bulan"

Si isteri yg terperanjat beruk dengan kenyataan pegawai tu pun berkata,
nanti saya bincang dengan suami saya..lalau pegawai TNB tu pun beredar
dari situ..

Keesokkan harinya, selepas si Mahphus ini di beritahu oleh isterinya, dia
pun naik berang dan terus ambik cuti dan pergi ke kedai TNB yg
berdekatan..

Dengan tanpa menghiraukan pegawai-pegawai TNB yg ramai di situ, dia pun
memekik seraya berkata "Apa korang ni, isteri saya sebulan lewat pun nak
heboh2 ke dalam internet. awak ni semua yg berkeluarga tak pernah lewat
sebulan kerrrr????!! bisness apa korang buat niii?? nak kena saman kerr???

Lalu pegawai yg datang kerumah si Mahphus ni berdiri dan mententeramkan
keadaan. "sabar encik, sabar encik. apa susah, kalau cik nak settlekan
perkara ni, bayar je..." kata-kata pegawai TNB tu membuatkan si mahphus
naik berang.

"APAAA?? nak bayar korang? belahhhh lahh...."

Lalu pegawai TNB tu pun cakap " kalau macam tu, Kita terpaksa potong encik
punya....... ...."

Si Mahpus mencelah " apa??? potong??? abih tu isteri saya di rumah nak pakai
apaaaaaa???

Pegawai TNB tu pun cakap " nampak gayanye..ISTERI ENCIK KENA PAKAI LILIN
AJERRRLAAAAAAAA"

???????????? ???????.. ......... .........

Malin Kandang


Pada suatu Hari, di desa terpencil ada sebuah keluarga nelayan di pesisir pantai wilayah Sumatera Barat. Karena kondisi keuangan keluarga memprihatinkan, sang Ayah memutuskan untuk mencari nafkah di negeri seberang dengan mengarungi lautan yang luas. Ayah Malin tidak pernah kembali ke kampung halamannya sehingga ibunya harus menggantikan posisi ayah Malin untuk mencari nafkah.Malin termasuk anak yang cerdas tetapi sedikit nakal. Ia sering mengejar ayam dan memukulnya dengan sapu. Suatu hari ketika Malin sedang mengejar ayam, ia tersandung batu dan lengan kanannya luka terkena batu. Luka tersebut menjadi berbekas dilengannya dan tidak bisa hilang.Karena merasa kasihan dengan ibunya yang banting tulang mencari nafkah untuk membesarkan dirinya. Malin memutuskan untuk pergi merantau agar dapat menjadi kaya raya setelah kembali ke kampung halaman kelak.Awalnya Ibu Malin Kundang kurang setuju, mengingat suaminya juga tidak pernah kembali setelah pergi merantau tetapi Malin tetap bersikeras sehingga akhirnya dia rela melepas Malin pergi merantau dengan menumpang kapal seorang saudagar. Selama berada di kapal, Malin Kundang banyak belajar tentang ilmu pelayaran pada anak buah kapal yang sudah berpengalaman.Di tengah perjalanan, tiba-tiba kapal yang dinaiki Malin Kundang di serang oleh bajak laut. Semua barang dagangan para pedagang yang berada di kapal dirampas oleh bajak laut. Bahkan sebagian besar awak kapal dan orang yang berada di kapal tersebut dibunuh oleh para bajak laut. Malin Kundang beruntung, dia sempat bersembunyi di sebuah ruang kecil yang tertutup oleh kayu sehingga tidak dibunuh oleh para bajak laut.Malin Kundang terkatung-katung di tengah laut, hingga akhirnya kapal yang ditumpanginya terdampar di sebuah pantai. Dengan tenaga yang tersisa, Malin Kundang berjalan menuju ke desa yang terdekat dari pantai. Desa tempat Malin terdampar adalah desa yang sangat subur. Dengan keuletan dan kegigihannya dalam bekerja, Malin lama kelamaan berhasil menjadi seorang yang kaya raya. Ia memiliki banyak kapal dagang dengan anak buah yang jumlahnya lebih dari 100 orang. Setelah menjadi kaya raya, Malin Kundang mempersunting seorang gadis untuk menjadi istrinya.Berita Malin Kundang yang telah menjadi kaya raya dan telah menikah sampai juga kepada ibu Malin Kundang. Ibu Malin Kundang merasa bersyukur dan sangat gembira anaknya telah berhasil. Sejak saat itu, ibu Malin setiap hari pergi ke dermaga, menantikan anaknya yang mungkin pulang ke kampung halamannya.Setelah beberapa lama menikah, Malin dan istrinya melakukan pelayaran disertai anak buah kapal serta pengawalnya yang banyak. Ibu Malin yang melihat kedatangan kapal itu ke dermaga melihat ada dua orang yang sedang berdiri di atas geladak kapal. Ia yakin kalau yang sedang berdiri itu adalah anaknya, Malin Kundang beserta istrinya.Ibu Malin pun menuju ke arah kapal. Setelah cukup dekat, ibunya melihat bekas luka dilengan kanan orang tersebut, semakin yakinlah ibunya bahwa yang ia dekati adalah Malin Kundang. "Malin Kundang, anakku, mengapa kau pergi begitu lama tanpa mengirimkan kabar?", katanya sambil memeluk Malin Kundang. Tetapi melihat wanita tua yang berpakaian lusuh dan kotor memeluknya, Malin Kundang menjadi marah meskipun ia mengetahui bahwa wanita tua itu adalah ibunya, karena dia malu bila hal ini diketahui oleh istrinya dan juga anak buahnya.Mendapat perlakukan seperti itu dari anaknya, ibu Malin Kundang sangat marah. Ia tidak menduga anaknya menjadi anak durhaka. Tidak berapa lama kemudian Malin Kundang kembali pergi berlayar dan di tengah perjalanan datang badai dahsyat menghancurkan kapal Malin Kundang. Ditengah kekacauan itu, diwaktu yang sama dan tempat yang lain ibu Malin Kundang sedang berdoa. Karena kemarahannya yang memuncak, ia pun berteriak "Tuhan! Jika benar ia Malin anakku, KUKUTUK DIA JADI BATU!"Tepat setelah itu tubuh Malin Kundang perlahan menjadi kaku dan lama-kelamaan akhirnya berbentuk menjadi sebuah batu karang. Sampai saat ini Batu Malin Kundang masih dapat dilihat di sebuah pantai bernama pantai Air Manis, di selatan kota Padang, Sumatera Barat.